Jet Tempur Siluman F-35A Jatuh, Jepang Sebut Penyebabnya Human Error

Anton Suhartono
Jet tempur F-35A Pasukan Bela Diri Angkatan Udara Jepang (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Jepang mulai mengungkap penyebab jatuhnya jet tempur siluman F-35A Pasukan Bela Diri Angkatan Laut.

Pesawat buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat, yang diklaim sebagai burung besi tempur tercanggih itu hilang kontak 30 menit setelah lepas landas untuk menjalani misi latihan pada 9 April 2019 malam.

Lokasi hilangnya pesawat adalah di Laut Pasifik yakni di titik 135 kilometer sebelah timur Pangkalan Udara Kota Misawa. Saat itu ada empat jet tempur serupa yang mengikuti latihan, namun tiga lainnya kembali dengan selamat.

Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan, penyebab jatuhnya jet F-35A karena faktor human error atau kesalahan manusia, bukan teknis.

Pilot, pria berusia 41 tahun, menderita spatial disorientation, kondisi di mana seseorang kehilangan kepekaan terhadap keseimbangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh

57 tahun lalu

WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka

57 tahun lalu

Jangan Lewatkan! Besok Ada Resepsi Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

57 tahun lalu

Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal