CHRISTCHURCH, iNews.id - Pelaku utama penembakan di dua masjid Christchurch, Selandia Baru, Brenton Tarrant, akan beraksi di tempat lain jika saat itu tak langsung ditangkap.
Sepertinya Tarrant berencana membunuh sebanyak-banyaknya orang karena menyiapkan beberapa senjata dan bom rakitan, meski tak sempat digunakan.
Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan, Tarrant akan melanjutkan aksinya usai menembak di Masjid An Nur dan Linwood Islamic Center jika lolos dari kejaran petugas.
Menurut Ardern, total senjata yang dibawa pria warga Australia berusia 28 tahun itu lima pucuk serta dua bom rakitan sebagai persediaan. Sebagian senjata yang pelurunya habis ditinggal di lokasi kejadian.
"Pelaku ini terus bergerak, masih ada dua senjata api di mobilnya, dan itu benar-benar ada niatan untuk melanjutkan serangan," kata Ardern, di Christchurch, sebagaimana dikutip dari Reuters, Sabtu (16/3/2019).