Jika Perang AS-China Meletus, Warga Filipina Akan Dilibatkan dalam Konflik

Arif Budiwinarto
Kapal induk AS, USS Nimitz, berada di Laut China Selatan, perairan yang disengketakan oleh China dan beberapa negara ASEAN. (foto: Reuters)

Beijing dengan keras menentang intervensi AS di Filipina dan kawasan Indo-Pasifik secara keseluruhan.

Dalam keterangan resminya, Kedutaan Besar China di Filipina menyebut upaya AS terlibat dalam konflik Laut China Selatan sebagai manuver terselubung untuk memuluskan kepentingan sendiri.

"Kami dengan tegas menentang pernyataan yang penuh dengan mentalitas Perang Dingin dan dengan sembrono menghasut konfrontasi," isi pernyataan.

"Itu menunjukkan bahwa kunjungannya ke kawasan ini bukan untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas kawasan, tetapi untuk menciptakan kekacauan di kawasan dalam rangka mencari kepentingan egois AS," lanjutnya.

Ketegangan China-AS meningkat tahun ini

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Trump Tak Akan Kerahkan Militer Rebut Greenland, tapi...

Internasional
3 jam lalu

Pertama sejak 128 Tahun, Amerika Berusaha Legalkan Pencaplokan Greenland melalui UU

Internasional
11 jam lalu

Diam-Diam, Amerika dan Iran Jalin Komunikasi soal Demo Rusuh dan Nuklir

Internasional
13 jam lalu

Pangeran Saudi MBS Telepon Langsung Trump, Minta Batalkan Serangan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news