Jika Perang AS-China Meletus, Warga Filipina Akan Dilibatkan dalam Konflik

Arif Budiwinarto
Kapal induk AS, USS Nimitz, berada di Laut China Selatan, perairan yang disengketakan oleh China dan beberapa negara ASEAN. (foto: Reuters)

"Itu menunjukkan bahwa kunjungannya ke kawasan ini bukan untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas kawasan, tetapi untuk menciptakan kekacauan di kawasan dalam rangka mencari kepentingan egois AS," lanjutnya.

Ketegangan China-AS meningkat tahun ini

Hubungan AS dan China telah memburuk tahun ini karena Washington semakin meningkatkan tekanan terhadap Beijing.

Ketegangan semakin meningkat setelah seorang laksamana Angkatan Laut AS melakukan kunjungan mendadak ke Taiwan--yang diklaim China bagian dari negaranya--selama akhir pekan kemarin.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mengatakan Beijing akan memberlakukan respons yang diperlukan terkait upaya lain yang dilakukan oleh Washington untuk merusak kepentingan domestik China.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Tak Main-Main soal Nuklir Iran, Menlu Rubio: Bukan Sekadar Isu Politik

2 hari lalu

Pemilu AS Tak Pengaruhi Perang Iran, Rubio: Trump Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata

2 hari lalu

Dihantam Rudal dan Drone Iran, Ini Daftar Pangkalan AS di Timur Tengah yang Rusak

2 hari lalu

Menlu AS: Iran Keliru jika Beranggapan Hasil Pemilu Sela Akan Pengaruhi Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal