Joe Biden dan Plagiarisme yang Mengandaskan Impian Menuju Gedung Putih

Ahmad Islamy Jamil
Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden. (Foto: AFP)

Hubungan baik

Selama kunjungan pada 2007 ke Washington DC, Kinnock mengatakan, mereka kemudian bertemu untuk makan malam dan Biden mengatakan kepadanya bahwa senator yang sedang naik daun bernama Barack Obama kemungkinan akan menjadi presiden AS berikutnya.

“Sayangnya, saya tidak bertaruh kala itu,” kata Kinnock, yang juga diundang Biden untuk menghadiri pelantikan Obama sebagai presiden pada 2009—dengan Biden sebagai wakil presiden.

Para pakar, baik di Amerika maupun Inggris, telah memperkirakan bahwa Gedung Putih di bawah kepemimpinan Biden bakal kurang bersahabat dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, dibandingkan dengan Donald Trump.

Namun Kinnock merasa yakin, setelah memenangkan Pilpres AS 2020, Biden akan membangun kembali hubungan saling percaya dengan Uni Eropa; menghargai hubungan sipil dengan Inggris tanpa berlebihan, dan; menunjukkan ketegasan saat berurusan dengan China.

Dia menambahkan, Presiden Rusia Vladimir Putin, untuk sementara waktu, seharusnya tidak mengharapkan “kartu Natal yang ramah” dari Biden.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 jam lalu

Direktur CIA Temui Bos Intelijen Rusia, Trump: Bukan untuk Beri Peringatan

11 jam lalu

Rusia Dukung Iran Perang Lawan AS, Presiden Pezeshkian Berterima Kasih ke Putin

12 jam lalu

Iran Ancam Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu AS: Akan Kami Balas dengan Dahsyat

13 jam lalu

Presiden Iran Tawarkan AS Berdamai Lagi: Kembalilah ke MoU!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal