Joe Biden Ingatkan Pejabat: Jangan Bocorkan Lagi Kegiatan Intelijen AS dengan Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

Sementara Rusia mengklaim kapal Moskva tenggelam dalam perjalanan ke Pelabuhan Sevastopol di Krimea, setelah kebakaran yang menyebabkan ledakan amunisi di kapal itu.

Pada 24 Februari, Rusia mulai melancarkan operasi militer khusus di Ukraina. Agresi militer itu menyusul seruan Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) yang meminta bantuan Moskow untuk mempertahankan mereka dari serangan intensif oleh pasukan Kiev. 

DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina. Rusia mengatakan bahwa tujuan dari operasi khusus di dua wilayah itu adalah untuk demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler

5 hari lalu

Rusia Bombardir Markas Besar Badan Intelijen Ukraina, Zelensky: Balas dengan Keras!

5 hari lalu

Tak Kasih Ampun, Rusia Serang Markas Besar Badan Intelijen Ukraina SBU

5 hari lalu

8 WNI Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Gegabah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal