Joe Biden Sebut Vladimir Putin Pembunuh, Rusia Desak AS Minta Maaf

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: Reuters)

Setelah pernyataan itu, Rusia memanggil duta besarnya di Washington DC untuk berkonsultasi seraya mengancam mengenai masa depan hubungan kedua negara.

Kosachyov mengatakan, penarikan dubes di Washington DC merupakan langkah paling masuk akal dalam situasi tersebut.

"Saya curiga ini bukanlah yang terakhir kecuali ada penjelasan atau permintaan maaf dari AS," kata Kosachyov, dalam sebuah posting-an di Facebook.

"Penilaian semacam ini tidak pantas dari mulut seorang negarawan berpangkat seperti itu. Pernyataan semacam ini tidak bisa diterima dalam kondisi apa pun," ujarnya, menegaskan.

Sementara itu Kremlin belum menanggapi secara terbuka pernyataan Biden, kemungkinan pada Kamis malam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Tolak Bertekuk Lutut, Iran Siap Perang dan Negosiasi dengan AS

9 jam lalu

Deretan Miliarder Baru Lahir dari IPO Tahun Ini, Siapa Saja?

15 jam lalu

Negara-Negara G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak dan Solar untuk Redam Harga

23 jam lalu

Alasan AS Usir Menlu dan Delegasi Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal