Joe Biden Sebut Vladimir Putin Pembunuh, Rusia Desak AS Minta Maaf

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: Reuters)

Setelah pernyataan itu, Rusia memanggil duta besarnya di Washington DC untuk berkonsultasi seraya mengancam mengenai masa depan hubungan kedua negara.

Kosachyov mengatakan, penarikan dubes di Washington DC merupakan langkah paling masuk akal dalam situasi tersebut.

"Saya curiga ini bukanlah yang terakhir kecuali ada penjelasan atau permintaan maaf dari AS," kata Kosachyov, dalam sebuah posting-an di Facebook.

"Penilaian semacam ini tidak pantas dari mulut seorang negarawan berpangkat seperti itu. Pernyataan semacam ini tidak bisa diterima dalam kondisi apa pun," ujarnya, menegaskan.

Sementara itu Kremlin belum menanggapi secara terbuka pernyataan Biden, kemungkinan pada Kamis malam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

57 tahun lalu

Tegang! Pesawat-Pesawat Militer AS Gentayangan di Sekitar Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal