Joe Biden Sebut Vladimir Putin Pembunuh, Rusia Desak AS Minta Maaf

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: Reuters)

Kosachyov mengatakan, penarikan dubes di Washington DC merupakan langkah paling masuk akal dalam situasi tersebut.

"Saya curiga ini bukanlah yang terakhir kecuali ada penjelasan atau permintaan maaf dari AS," kata Kosachyov, dalam sebuah posting-an di Facebook.

"Penilaian semacam ini tidak pantas dari mulut seorang negarawan berpangkat seperti itu. Pernyataan semacam ini tidak bisa diterima dalam kondisi apa pun," ujarnya, menegaskan.

Sementara itu Kremlin belum menanggapi secara terbuka pernyataan Biden, kemungkinan pada Kamis malam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Luncurkan 850 Rudal, AS Bantah Kehabisan Tomahawk Gempur Iran

Internasional
3 jam lalu

AS Siapkan Serangan Darat ke Iran, Perang Diperkirakan Beberapa Minggu

Internasional
3 jam lalu

AS Tembakkan 850 Lebih Rudal Tomahawk dalam Perang Iran, Persediaan Sekarat?

Internasional
5 jam lalu

NATO Bantah Terlibat Perang AS-Israel Vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal