Joe Biden Singkirkan Peninggalan Donald Trump di Ruang Oval Gedung Putih

Anton Suhartono
Joe Biden menyingkirkan peninggalan Donald Trump di Ruang Oval (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bukan hanya mencabut kebijakan kontroversial yang dibuat pendahulunya, Donald Trump, di hari pertama pelantikan, tapi juga menyingkirkan beberapa peninggalannya di Ruang Oval, Gedung Putih.

Dia menyingkirkan patung Winston Churchill yang dipasang Trump di meja belakang dan menggantinya dengan patung pemimpin serikat pekerja Cesar Chavez. Posisi itu tadinya diisi patung Martin Luther King Jr oleh Barack Obama, namun diganti Trump dengan Churchill.

Biden mengajak wartawan masuk ruang kerjanya itu, Rabu (20/1/2021), untuk menyaksikan penandatanganan 15 perintah eksekutif di bidang imigrasi, iklim, pandemi Covid-19.

Patung Churchill pertama kali dipajang di Ruang Oval saat George W Bush menjabat presiden. Patung itu dipinjamkan oleh perdana menteri Inggris saat itu, Tony Blair.

Saat Obama menjadi presiden, patung tesebut dikembalikan melalui Kedutaan Besar Inggris, namun saat Trump menjadi presiden, dia meminjamnya kembali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia

16 jam lalu

Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS

17 jam lalu

Tolak Mentah-Mentah Ajakan AS Perang Ekonomi Lawan Iran, China: Ilegal!

1 hari lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal