Joe Biden sempat tak bisa keluar dari pesawat Air Force One akibat badai salju yang parah (Foto: AP)
Anton Suhartono

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Senin (3/1/2022), terjebak di pesawat kepresidenan Air Force One akibat badai salju. Dia terpaksa bertahan di dalam pesawat sekitar 30 menit setelah mendarat di Pangkalan Udara Gabungan Andrews, Maryland, yang juga rumah bagi Air Force One.

Saat itu Biden hendak kembali bekerja di Gedung Putih setelah menghabiskan liburan akhir tahun di kampung halamannya, Delaware.

Badai salju yang turun di Washington DC dan wilayah Atlantik tengah lainnya cukup mengejutkan. Salju yang turun sangat lebat mengganggu jarak pandang hingga menutupi jalan sehingga memengaruhi aktivitas transportasi darat serta udara. Ini merupakan badai salju terparah di AS dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu para kru berupaya keras membersihkan landasan pacu sebelum Air Force One mendarat di pangkalan udara. Bahkan pasukan pengawal kepresidenan Dinas Rahasia harus turun tangan untuk memindahkan kendaraan tangga pesawat yang terjebak salju.

Foto dan video saat Biden turun dari Air Force One dalam kondisi hujan salju menjadi viral di media sosial. Netizen membandingkan pemandangan itu dengan mantan presiden Donald Trump yang bersusah payah menaiki pesawat menggunakan payung.

"Presiden Biden meninggalkan Air Force One dengan mudah, berjalan menuruni tangga tertutup es selama badai salju... dan Trump bahkan tampaknya tidak bisa menaklukkan kerepotan luar biasa dengan mennggunakan payung," kata netizen di Twitter.

Biden tak bisa melanjutkan perjalanan dari pangkalan menuju Gedung Putih menggunakan helikopter kepresidenan Marine One. Cuaca buruk menghalangi jarak pandang yang bisa membahayakan penerbangan, sehingga Biden pulang ke Gedung Putih dengan iring-iringan kendaraan.

Masalah tak berhenti sampai di situ, iring-iringan mobil presiden terjebak salju yang sangat tebal. Kondisi jalan yang penuh salju dan licin menyebabkan iring-iringan kendaraan melintasi Washington DC dengan kecepatan tak lebih dari 40 km per jam. 

Akibatnya perjalanan yang biasanya bisa ditempuh dalam 30 menit menjadi 1 jam.

Badai salju parah juga memaksa Gedung Putih membatalkan konferensi pers harian. Selain itu kantor pemerintah pusat lainnya, layanan transportasi, dan museum di Washington DC juga ditutup karena cuaca buruk.


Editor : Anton Suhartono

BERITA TERKAIT