Korut Jadi Penyebab John Bolton Mundur, Trump: Dia Kuat, tapi Tidak Pintar

Nathania Riris Michico
Presiden Donald Trump (kiri), berjabat tangan dengan Penasihat Keamanan Masional AS John Bolton di Ruang Kabinet Gedung Putih di Washington pada awal pertemuan dengan para pemimpin militer. (Foto AP / Susan Walsh)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku memecat Penasihat Keamanan Nasional John Bolton yang kontroversial karena tidak pintar, terutama soal kediktatoran atas Korea Utara.

Pertama kali bicara soal mundurnya Bolton, Trump mengatakan dia mempelajari hubungan sang kepala keamanan yang tegang dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Trump mengatakan, perselisihan antara dia dan sang penasihat hawkish itu muncul pada awal 2018 ketika Bolton mengatakan denuklirisasi Libya di bawah pemimpin saat itu Moamer Khadafi bisa menjadi model bagi Korea Utara.

Komentar Bolton dianggap sebagai ancaman bagi Kim, mengingat pada tahun 2011 Khadafi digulingkan dalam revolusi berdarah-NATO.

"Itu bukan pernyataan yang baik untuk dibuat," kata Trump, kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dilaporkan AFP, Kamis (12/9/2019).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
19 jam lalu

Trump Klaim Sebagian Besar Amerika Utara termasuk Kanada dan Meksiko bagian dari AS

4 hari lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

4 hari lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

4 hari lalu

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal