John Bolton Si 'Pejuang' Penasihat Keamanan Nasional AS Mundur

Nathania Riris Michico
Penasihat Keamanan AS John Bolton mundur. (FOTO: Darren McCollester/Getty Images via JTA)

Setelah meninggalkan Gedung Putih pada pemerintahan Bush, Bolton menikmati perannya sebagai komentator di media. Dia dengan tegas mencela Barack Obama saat menjadi presiden.

Dia tampak seperti sebuah peninggalan dari masa lalu, hingga Trump melihatnya tampil di Fox News.

Sang pengusaha yang menjadi presiden itu terkesan oleh Bolton. Bolton bergabung dengan pemerintahan AS kendati ada perbedaan filosofis yang jelas dengan Trump.

"Dia memiliki pandangan kuat tentang berbagai hal, tetapi tidak apa-apa," kata Trump, pada Mei lalu.

"Saya benar-benar marah pada John, yang sangat menakjubkan."

Suzanne DiMaggio, seorang sarjana kebijakan luar negeri di Carnegie Endowment for International Peace, mengatakan Bolton bertahan begitu lama sebagian besar karena dia menghancurkan proses pengambilan keputusan yang melelahkan, yang oleh Trump dianggap sebagai penghinaan.

"Bolton memainkan peran penting bagi Trump, dia membebaskannya dari hambatan birokrasi dari proses kebijakan keamanan nasional dengan menghancurkannya," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
5 jam lalu

Senator AS Desak Trump Segera Hentikan Perang Iran: Rakyat AS Makin Sengsara

5 jam lalu

Begini Rencana AS Bikin Iran Bangkrut

6 jam lalu

Heboh Kabar 7 Tentara AS Tewas di Kapal Induk USS Abraham Lincoln, Begini Kata Trump

9 jam lalu

Trump Segera Umumkan Selat Hormuz Milik AS, Ini Faktanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal