Jokowi Kembali Masuk Daftar 50 Muslim Paling Berpengaruh Dunia, Ada Ketua Umum PBNU Juga

Ahmad Islamy Jamil
Royal Islamic Strategic Studies Centre Yordania kembali merilis The Muslim 500 untuk 2023. (Foto: Ist.)

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali masuk dalam jajaran tokoh muslim paling berpengaruh di dunia. Kali ini, kepala negara menempati urutan ke-13 dalam daftar The World's 500 Most Influential Muslims 2023.

Sementara itu, Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf menduduki posisi ke-19 dalam daftar tersebut. Selain Jokowi dan Yahya, tokoh muslim lainnya dari Indonesia yang masuk 50 teratas (Top 50) adalah Habib Luthfi bin Yahya yang berada di urutan ke-30.

Adapun posisi puncak daftar muslim paling berpengaruh di dunia ditempati oleh Penjaga Dua Masjid Suci yang juga Pemimpin Monarki Arab Saudi, yakni Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud. Sementara itu urutan kedua ditempati oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khemenei.

Posisi ketiga dan keempat masing-masing diisi oleh Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad al-Thani dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Presiden Singapura Halimah Yacob berada di urutan 33 dalam daftar itu.

Pemilihan tokoh yang masuk dalam The World's 500 Most Influential Muslims atau biasa juga disingkat The Muslims 500 diselenggarakan oleh Royal Islamic Strategic Studies Centre Yordania. Pemilihan tokoh muslim paling berpengaruh didasarkan atas berbagai faktor, tidak sekadar popularitas. 

Kendati demikian popularitas tokoh yang bersangkutan di masyarakat tetap menjadi poin tertinggi. Oleh karenanya, tak heran jika banyak pemimpin negara atau politisi yang bertengger di daftar Top 50. 

Royal Islamic Strategic Studies Centre tidak melihat apakah tokoh yang masuk dalam daftar 500 muslim berpengaruh kontroversial atau tidak. Tak heran jika di dalamnya juga terdapat tokoh-tokoh Syiah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
55 menit lalu

Prabowo Dijadwalkan Tutup Muktamar ke-35 NU Besok

1 jam lalu

Gus Ipul: Pemilihan Ketum dan Rais Aam PBNU Digelar Hari Ini

11 jam lalu

Muktamar ke-35 NU: Ketum dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan Menteri hingga Ketua Parpol

12 jam lalu

Muktamar NU Minta MBG Tak Pakai Anggaran Pendidikan Mulai Tahun Depan: Jangan Tunggu 2028

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal