Trump menambahkan, Leavitt akan menjadi penasihat utama dan tetap aktif di Partai Republik.
Sementara itu Leavitt mengatakan merasa terhormat mendapat tugas sebagai jubir. Dia menyebutnya sebagai petualangan hidup yang menarik.
"Menjadi seorang ibu dan menyambut bayi baru sambil bekerja di salah satu pekerjaan paling menuntut di dunia telah menjadi masa paling berharga sekaligus paling menantang dalam hidup saya," tulisnya, di X.
"Sejujurnya, sejak kembali ke Gedung Putih setelah kelahiran putri saya, di dalam hati, saya merasa tidak bisa menjadi ibu yang baik dan pantas diterima oleh kedua anak saya yang masih kecil jika terus mencurahkan waktu, energi, dan perhatian sebagai Juru Bicara Gedung Putih. Itulah mengapa saya akhirnya membuat keputusan pahit untuk meninggalkan Gedung Putih," katanya, menjelaskan alasan mundur.
Belum jelas siapa yang akan menggantikannya.
Sebelum menjabat sebagai jubir, Leavitt memiliki pengalaman panjang bekerja di lingkaran dalam Trump, yakni sebagai asisten jubir dan penulis pidato di masa jabatan periode pertama pada 2017-2021.