Jubir Kemlu: China Bukan Kaki Tangan Covid-19

Anton Suhartono
Geng Shuang (Foto: AFP)

Dia menegaskan, dalam menghadapi krisis kesehatan masyarakat besar dan penyakit menular, masyarakat internasional harus mengedepankan solidaritas dan bekerja sama, bukan saling menuduh atau menuntut kompensasi dan akuntabilitas.

Geng menukil catatan sejarah saat wabah flu H1N1 di Amerika Serikat yang menyebar ke 214 negara pada 2009. Namun saat itu tak ada negara yang menuntut ganti rugi ke AS.

"Flu H1N1 mewabah di Amerika Serikat dan menyebar ke lebih dari 214 negara dan kawasan pada 2009, yang mengakibatkan hampir 200.000 kematian. Apakah ada yang meminta AS untuk memberikan kompensasi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pada 1980-an AIDS kali pertama ditemukan di Amerika Serikat dan menyebar ke seluruh dunia.

“Adakah yang meminta Amerika Serikat bertanggung jawab atas hal ini,” katanya.

Geng meminta AS untuk mengubah perilaku dan memahami bahwa musuh mereka adalah virus, bukan China.

"Menyerang dan mendeskriditkan negara lain tidak akan bisa mengembalikan waktu dan nyawa yang hilang. Kami berharap mereka bisa menghormati fakta, ilmu pengetahuan, dan konsensus internasional, berhenti menyerang dan menyalahkan China tanpa alasan,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Trump: Peradaban Iran Akan Lenyap Permanen

Internasional
10 jam lalu

Kapan Batas Waktu Trump "Hancurkan" Iran, Bakal Ditunda Lagi?

Internasional
12 jam lalu

Senator AS Akan Makzulkan Menhan Pete Hegseth terkait Perang Iran

Internasional
13 jam lalu

Pesawat 'Kiamat' Trump Keluar Kandang Jelang Berakhirnya Batas Waktu untuk Iran, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal