Junta Militer Myanmar: Aung San Suu Kyi Terima Suap Rp8,5 Miliar

Djairan
Pemerintah junta militer Myanmar menuduh pemimpin yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, menerima suap 600.000 dolar AS atau setara Rp8,5 miliar saat menjabat. (Foto: dok. Reuters).

Selain Suu Kyi, Presiden Myanmar Win Myint dan beberapa menteri kabinet juga terlibat dalam korupsi. Zaw Min Tun mengatakan, Win Myint juga menekan Komisi Pemilihan Umum Myanmar untuk tidak menindaklanjuti laporan kecurangan pemilu yang diajukan militer.

Junta militer menuding partai berkuasa di Myanmar, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), melakukan kecurangan sehingga memenangkan pemilu pada November 2020. Hal itu menjadi alasan mengapa junta militer melakukan kudeta terhadap pemerintahan sipil.

Zaw Min Tun menegaskan, junta militer hanya akan mengambil alih pemerintahan untuk sementara, sebelum mengadakan pemilu ulang yang diklaim akan lebih jujur dan adil, tetapi belum menetapkan tanggal pasti.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
8 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

9 hari lalu

KPK Panggil Anak Eks Kakanwil DJP Muhammad Haniv terkait Kasus Gratifikasi Rp20,7 Miliar

19 hari lalu

Prabowo: Kita Harus Hati-Hati, Demokrasi Bisa Dibajak dengan Uang dan Suap

30 hari lalu

KPK Panggil Ketua KPU Lombok Barat terkait Kasus Suap Bupati Lalu Ahmad Zaini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal