Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Aditya Pratama
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: AP)

“Ini bukan hanya kemenangan bagi pemerintah, tetapi kemenangan bagi rakyat, sebuah pencapaian bagi mereka yang menginginkan demokrasi dan perdamaian,” ucap juru bicara junta, Zaw Min Tun dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).

Kepala junta militer, Min Aung Hlaing telah melakukan sejumlah kunjungan untuk mempromosikan pemilu, memujinya sebagai sebuah keberhasilan dan mendesak masyarakat untuk memilih. 

Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan (USDP) yang didukung militer tampaknya akan menang besar setelah mengamankan 88 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang diperebutkan pada pemilu tahap pertama.

Partai tersebut, yang dibentuk oleh militer pada tahun 2010 untuk berfungsi sebagai kendaraan politiknya, dipenuhi oleh pensiunan tentara.

“USDP berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan telak, yang hampir tidak mengejutkan mengingat sejauh mana kondisi politik telah diatur sedemikian rupa untuk menguntungkan mereka. Ini termasuk penyingkiran semua pesaing serius dan serangkaian undang-undang yang dirancang untuk membungkam oposisi terhadap pemilu,” ucap penasihat senior Myanmar untuk Crisis Group, Richard Horsey,

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 bulan lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Kontroversial, Perang Saudara Masih Berkecamuk

9 bulan lalu

Cerita Kengerian Pasukan Junta Myanmar Bom Festival Buddha, Mayat Bergelimpangan

9 bulan lalu

Brutal! Pasukan Junta Myanmar Bom Acara Festival Buddha, 32 Orang Tewas

11 bulan lalu

Pemilu Myanmar: Kelompok Anti-Pemerintah Junta Dilarang Ikut, 55 Partai Daftar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal