Junta Militer Niger Usir Tentara Prancis, 1.500 Pasukan Akan Mundur Akhir Tahun Ini

Muhammad Fida Ul Haq
Sebanyak 1.500 prajurit di Prancis ditarik dari Niger (Foto: Reuters)

Konvoi militer Prancis pertama yang menarik diri dari Niger sudah tiba di ibu kota Chad yang berdekatan, N'Djamena setelah 10 hari di jalan.

N'Djamena adalah lokasi markas militer Prancis untuk seluruh wilayah Sahel, dengan sekitar 1.000 prajurit di sana.

"Chad hanya negara transit, bukan pengulangan operasi kami dari Niger ke Chad," kata Ozanne.

Dari Chad, prajurit Prancis dapat pergi dengan pesawat bersama peralatan yang paling sensitif mereka. Namun, sebagian besar harus dipindahkan melalui darat dan laut.

"Penarikan diri ini berlangsung dengan terkoordinasi, kami memiliki tujuan yang sama," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Tegas! Prabowo Sebut Polisi Baik dan Tentara Hebat Tuntutan Rakyat, Bukan Ikuti Selera Pimpinan

Internasional
10 hari lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Nasional
17 hari lalu

TNI AD Ungkap Siaga 1 Sudah Tak Diterapkan, Turun Jadi Siaga 3

Internasional
22 hari lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal