Jurnalis Hilang, Trump Tak Akan Batasi Penjualan Senjata ke Saudi

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku tidak akan membatasi penjualan senjata ke Saudi, menyusul hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi, meski dirinya menghadapi tekanan dari anggota parlemen AS.

Arab Saudi merupakan salah satu pembeli senjata terbesar di dunia, dengan sebagian besar berasal dari AS.

Khashoggi, kontributor The Washington Post, menghilang lebih dari sepekan lalu saat berkunjung ke konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Sumber pemerintah Turki mengatakan dia dibunuh di sana, klaim yang dibanbtah Saudi.

Trump menegaskan kembali keinginannya menerima jawaban atas apa yang terjadi pada Khashoggi. Namun dia tidak ingin mengorbankan pekerjaan dan pendapatan yang dihasilkan oleh kesepakatan jual beli senjata.

"Itu tidak akan bisa diterima. Mereka menghabiskan 110 miliar dolar AS untuk peralatan militer dan untuk hal-hal yang menciptakan lapangan kerja," kata Trump di Gedung Oval, seperti dilaporkan AFP, Jumat (12/10/2018).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
14 menit lalu

AS Terjepit! Perang Ekonomi Iran Baru Dimulai tapi Tawarkan Jalan Keluar

20 menit lalu

Ikuti Trump, Google Maps Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

42 menit lalu

Kapal Feri Bawa 270 Orang Terbalik di Laut Siprus, 8 Orang Tewas 22 Hilang  

20 jam lalu

Perang AS-Iran Masuki 6 Bulan, Trump Tak Ingin Terburu-buru Mulai Perundingan Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal