Kritik dan Ucapan Kontroversial Jamal Khashoggi yang Picu Amarah Saudi

Nathania Riris Michico
Jamal Khashoggi hilang setelah memasuki konsulat Saudi di Turki. (Foto: Twitter)

ANKARA, iNews.id - Selama bertahun-tahun, Jamal Khashoggi merupakan suara bagi perubahan progresif dalam kerajaan Islam konservatif yang dijalankan secara ketat di Saudi. Hal itu membuatnya dalam masalah.

Menghilangnya Khashoggi di konsulat Saudi, Turki, menarik perhatian pada seruannya soal reformasi demokrasi selama setahun terakhir, yang membuatnya bertentangan dengan Putra Mahkota Muhammad bin Salman, tokoh kerajaan yang paling kuat.

Berikut beberapa kutipan dari wawancara dan tulisan Khashoggi yang kontroversial setahun belakangan.

1. Di Twitter pada 29 November 2017, setelah Pangeran Mohammed mengurung puluhan pengusaha dan bangsawan di sebuah hotel mewah dan menuntut mereka menyerahkan kekayaan mereka, Khashoggi menulis:

"Jika seorang pangeran dapat membayar 1 miliar dolar sebagai imbalan atas kebebasannya, berapa banyak yang harus dibayar oleh seorang narapidana? Berapa banyak harus kita semua bayar untuk mendapatkan kebebasan?"

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Hadapi Serangan Houthi, Turki dan Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi

3 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Hadapi Ujian Pertama, Houthi Jadi Target Perdana

3 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah: Turki-Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi Lawan Houthi

3 hari lalu

Baru Dibentuk, Pakta Pertahanan Makkah Sepakat Lindungi Arab Saudi dari Serangan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal