Namun, pada Selasa malam, Flavio bersama keluarganya diketahui memasuki Argentina sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat pribadi menuju Guayaquil, Ekuador. Pesawat kemudian terbang ke Bandara Eksekutif Miami-Opa Locka, Florida.
Belum ada bukti yang memastikan bahwa tujuan Flavio meninggalkan Brasil semata-mata untuk menghindari proses hukum. Namun, keberangkatannya ketika penyelidikan berlangsung dan perintah penyerahan paspor belum dipenuhi memicu sorotan terhadap langkah politisi tersebut.
Flavio Belum Akui Kekalahan
Kepergian Flavio ke AS terjadi hanya beberapa hari setelah dia kalah dalam pilpres Brasil. Dia dikalahkan petahana Lula da Silva dalam pemungutan suara putaran kedua pada Minggu (25/10/2026).
Kemenangan tersebut menjadikan Lula sebagai presiden pertama Brasil yang menjabat selama empat periode. Hasil pemilu itu sekaligus menggagalkan upaya keluarga Bolsonaro untuk kembali memimpin negara terbesar di Amerika Selatan tersebut.
Flavio belum secara resmi mengakui kekalahannya. Setelah pemungutan suara, dia sempat menyatakan akan meminta pembatalan hasil pemilu dengan alasan dugaan ketidakberesan dalam proses pemungutan suara.