Kanada Masukkan Kelompok Pendukung Donald Trump dalam Daftar Teroris

Ahmad Islamy Jamil
Kelompok Proud Boys saat menggelar aksi di Portland, AS, September 2020. (Foto-foto: Reuters)

OTTAWA, iNews.id Kanada menyebut kelompok sayap kanan Proud Boys sebagai entitas teroris, Rabu (3/2/2021) waktu setempat. Selama beberapa tahun terakhir, Proud Boys juga dikenal sebagai pendukung garis keras mantan Presiden AS Donald Trump.

Kanada menyatakan kelompok itu menimbulkan ancaman keamanan aktif dan memainkan “peran penting” dalam serangan terhadap Gedung Parlemen AS (Capitol), bulan lalu, yang menewaskan lima orang.

Proud Boys tidak pernah melancarkan serangan di Kanada. Walaupun begitu, Menteri Keamanan Publik Kanada, Bill Blair mengatakan, pasukan intelijen dalam negeri semakin mengkhawatirkan tindak-tanduk kelompok tersebut.

“Telah terjadi peningkatan kekerasan yang serius dan mengkhawatirkan—bukan hanya retorika tetapi aktivitas dan perencanaan. Dan itulah mengapa kami menanggapinya seperti yang kami lakukan hari ini,” kata Blair dalam konferensi pers, dikutip Reuters, Kamis (4/2/2021) WIB. 

Dia tidak memberikan keterangan lebih perinci soal keputusan pemerintah itu.

Sebagai dampaknya, aset grup yang masuk dalam daftar kelompok teroris dapat dibekukan oleh bank dan lembaga keuangan Kanada. Siapa pun warga Kanada yang secara sengaja menangani aset dari entitas kelompok teroris, pihak berwenang di negara itu akan mencatatnya sebagai kejahatan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Internasional
16 jam lalu

Trump: Kesabaran Saya Sudah Habis, Iran Harus Buat Kesepakatan!

Internasional
16 jam lalu

6 Poin Hasil Pertemuan Trump dengan Xi Jinping, dari Perdagangan hingga Nuklir Iran

Internasional
18 jam lalu

AS Klaim Hancurkan Gunung Tempat Fasilitas Nuklir Iran: Kita Akan Dapatkan Uranium!

Bisnis
19 jam lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

Internasional
19 jam lalu

Daftar 15 CEO AS Diajak Trump ke China, Kekayaaan Gabungan Tembus Rp17.500 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal