Kanada Resmi Cabut Kewarganegaraan Kehormatan Aung San Suu Kyi

Nathania Riris Michico
Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi. (Foto: AFP)

Langkah yang diambil oleh House of Commons ini dilakukan sehari setelah Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan parlemen sedang mempertimbangkan kembali apakah Suu Kyi masih pantas mendapatkan status warga negara kehormatan.

Namun, Trudeau juga mengatakan langkah itu tidak akan mengakhiri penderitaan ratusan ribu orang Rohingya, kelompok minoritas Muslim yang tidak memiliki kewarganegaraan di Myanmar yang mayoritasnya beragama Buddha.

Kelompok etnis itu diperlakukan sebagai orang asing di Myanmar, negara dengan 90 persen warga penganut Buddha.

Kampanye militer brutal yang dimulai tahun lalu itu menyebabkan lebih dari 700.000 Muslim Rohingya melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh. Mereka kini tinggal di kamp-kamp pengungsi, takut untuk kembali meskipun ada kesepakatan repatriasi.

Banyak yang memberikan laporan pembunuhan, kekerasan seksual, dan pembakaran. Suu Kyi menghadapi tekanan internasional untuk mengutuk dugaan tindakan brutal tentara Myanmar, namun dia menolak melakukannya.

Kanada memberikan kewarganegaraan kehormatan hanya kepada lima orang lainnya, termasuk Nelson Mandela, Dalai Lama, dan Malala Yousafzai.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal