Kanada Resmi Cabut Kewarganegaraan Kehormatan Aung San Suu Kyi

Nathania Riris Michico
Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi. (Foto: AFP)

Langkah yang diambil oleh House of Commons ini dilakukan sehari setelah Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan parlemen sedang mempertimbangkan kembali apakah Suu Kyi masih pantas mendapatkan status warga negara kehormatan.

Namun, Trudeau juga mengatakan langkah itu tidak akan mengakhiri penderitaan ratusan ribu orang Rohingya, kelompok minoritas Muslim yang tidak memiliki kewarganegaraan di Myanmar yang mayoritasnya beragama Buddha.

Kelompok etnis itu diperlakukan sebagai orang asing di Myanmar, negara dengan 90 persen warga penganut Buddha.

Kampanye militer brutal yang dimulai tahun lalu itu menyebabkan lebih dari 700.000 Muslim Rohingya melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh. Mereka kini tinggal di kamp-kamp pengungsi, takut untuk kembali meskipun ada kesepakatan repatriasi.

Banyak yang memberikan laporan pembunuhan, kekerasan seksual, dan pembakaran. Suu Kyi menghadapi tekanan internasional untuk mengutuk dugaan tindakan brutal tentara Myanmar, namun dia menolak melakukannya.

Kanada memberikan kewarganegaraan kehormatan hanya kepada lima orang lainnya, termasuk Nelson Mandela, Dalai Lama, dan Malala Yousafzai.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
18 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

2 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

2 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

2 bulan lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal