Kantor HAM PBB: Serangan Israel ke Rafah Tak Boleh Terjadi 

Anton Suhartono
Kantor HAM PBB menegaskan serangan Israel ke Rafah, Gaza, tidak boleh terjadi (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id - Kantor Hak Asasi Manusia (HAM) PBB menegaskan serangan Israel ke Rafah, Jalur Gaza, Palestina, tidak boleh terjadi. Serangan itu akan menyebabkan banyaknya korban jiwa karena Rafah dipadati dengan sekitar 1,5 juta pengungsi.

“Jika Israel melancarkan serangan militer ke Rafah, di mana 1,5 juta orang terpaksa mengungsi dalam kondisi menyedihkan dan tidak manusiawi, setiap serangan darat ke Rafah akan menimbulkan banyak korban jiwa serta meningkatkan risiko kejahatan lebih lanjut. Ini tidak boleh terjadi,” kata Jeremy Laurence, juru bicara Kantor HAM PBB, dikutip dari Reuters, Jumat (8/3/2024).

Dia juga menaruh perhatian atas potensi eskalasi di Masjid Al Aqsa selama Ramadan mendatang. Israel akan membatasi warga Palestina, baik dari Tepi Barat maupun Yerusalem, untuk memasuki tempat suci ketiga bagi umat Islam tersebut.

“Kami juga khawatir bahwa pembatasan lebih lanjut yang dilakukan Israel atas akses terhadap warga Palestina ke Yerusalem Timur dan Masjid Al Aqsa selama Ramadan bisa semakin mengobarkan ketegangan,” kata Laurence.

Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada beberapa kesempatan menegaskan akan tetap menyerang Rafah. Dia menyebut Rafah sebagai basis pertahanan terakhir Hamas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Rombak Jajaran Petinggi Militer, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS dan Israel

2 hari lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

3 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

3 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal