Kapal Dinaiki Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Diserang Meriam Air oleh Armada China

Anton Suhartono
Filipina memprotes keras China setelah dua kapal logistiknya diserang meriam air oleh kapal-kapal milisi dan Penjaga Pantai (Foto: Penjaga Pantai Filipina)

Sementara itu Brawner mengatakan kepada stasiun radio Filipina DZBB, dia tidak mengalami luka akibat serangan meriam air tersebut. Selain itu Brawner juga yakin kapal-kapal China tidak mengetahui bahwa di dalam kapal itu ada dirinya.

Filipina mengajukan protes diplomatik dan memanggil Duta Besar China atas tindakan agresif di Laut China Selatan. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Filipina menyebut tindakan kapal milisi dan Penjaga Pantai China itu merupakan ancaman terhadap perdamaian, ketertiban, dan keamanan.

Serangan meriam air oleh kapal-kapal China terhadap armada logistik Filipina yang mengirim pasokan kebutuhan untuk pasukan di Laut China Selatan bukan baru kali ini terjadi.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr juga mengeluhkan perilaku agresif China. Ini yang membuat Marcos Jr terus merekatkan hubungan dengan Amerika Serikat serta sekutu lainnya. Bahkan Filipina melakukan patroli bersama dengan AS dan Australia.

China mengklaim sebagian besar wilayah perairan Laut China Selatan melalui sembilan garis putus-putus. Wilayah yang iklaim China itu masuk dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) negara-negara Asia Tenggara seperti Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia.

Pengadilan Arbitrase Internasional pada 2016 menolak klaim garis pada peta China karena tidak memiliki dasar hukum, namun ditolak Beijing.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Nasional
3 hari lalu

Pelemahan Rupiah Ternyata Tak Seburuk Mata Uang Korsel hingga Filipina, Ini Buktinya!

Buletin
4 hari lalu

3 ABK WNI Hilang usai Kapal Berbendera UEA Meledak di Selat Hormuz

Nasional
4 hari lalu

Kapal Berbendera UEA Meledak di Selat Hormuz, 3 ABK WNI Masih Dicari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal