Kapal Perang AS Kembali Arungi Selat Taiwan, China: Amerika Sengaja Rusak Perdamaian

Ahmad Islamy Jamil
Kapal perusak berpeluru kendali milik Angkatan Laut AS, USS Sampson. (Foto: Reuters)

Juru Bicara Armada ke-7 AS, Nicholas Lingo mengatakan, militer AS akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun yang diizinkan oleh hukum internasional. “Transit kapal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen Amerika Serikat terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” ujar Lingo.

Amerika Serikat, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan. Akan tetapi, Washington DC menjadi pendukung internasional dan pemasok senjata terpenting bagi Taipei. Sikap AS itu selalu memicu ketegangan yang konstan antara Beijing dan Washington.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Internasional
3 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Internasional
19 jam lalu

Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!

Internasional
7 jam lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal