Kapal Selam KRI Nanggala Hilang Kontak, Menlu Australia: Kami Bantu Semaksimal Mungkin

Anton Suhartono
KRI Nanggala 402 (Foto: Antara)

KRI Nanggala 402 membawa 53 kru saat menjalani latihan torpedo di perairan utara Bali dan dinyatakan hilang kontak di posisi 60 mil atau 95 kilometer dari provinsi itu.

Tim penyelamat yang melakukan pencarian dari udara menemukan ceceran minyak di perairan tak jauh dari lokasi kapal itu menyelam, namun belum bisa memastikan.

TNI AL mengerahkan dua kapal Angkatan Laut dengan kemampuan sonar untuk mencari KRI Nanggala-402.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Julius Widjojono mengatakan ada kemungkinan KRI Nanggala mengalami black out atau listrik padam sebelum hilang kontak. 

Dia mengatakan seharusnya ada tombol darurat agar kapal muncul ke permukaan.

"Tidak dapat dilaksanakan prosedur kedaruratan (harusnya ada tombol darurat supaya kapal bisa timbul ke permukaan), sehingga kapal jatuh pada kedalaman 600-700 meter," kata Julius.  

Selain itu dia menduga potensi keretakan tangki BBM yang memicu minyak terlepas di area tenggelam.

“Terjadinya tumpahan minyak di sekitar area tenggelam. Kemungkinan terjadi kerusakan tangki BBM (retak) karena tekanan air laut atau pemberian sinyal posisi dari KRI Nanggala-402,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

14 hari lalu

KSAL: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Ganti Nama Jadi KRI Gajah Mada Setiba di Indonesia

14 hari lalu

Kapal Induk Pertama RI Giuseppe Garibaldi Mulai Berlayar dari Italia, Tiba di Tanah Air September

14 hari lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal