Kartun Erdogan, Turki Akan Gugat Tabloid Charlie Hebdo

Anton Suhartono
Turki akan menempuh jalur hukum terhadap Charlie Hebdo terkait penerbitan kartun yang menghina Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

Charlie Hebdo pada Selasa (27/10/2020) malam menerbitkan kartun, orang nomor 1 Turki itu mengenakan kaus dan celana dalam sambil memegang bir serta membuka rok perempuan berjilbab.

Penerbitan kartun tersebut memicu kemarahan Turki. Juru bicara kepresidenan Turki Fahrettin Altun dengan tegas menyebut tindakan tersebut sebagai upaya menyebarluaskan kebencian.

"Charlie Hebdo baru saja menerbitkan serangkaian yang disebut kartun tercela yang konon adalah presiden kami. Kami mengutuk upaya paling menjijikkan dari penerbitan ini, untuk menyebarkan rasisme dan kebencian budaya," kata Altun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Prancis Siagakan 70.000 Aparat jelang Demo Besar-besaran Besok, Pasukan Elite Dikerahkan

1 hari lalu

Prancis Geger! Virus Shamonda Menyebar ke Manusia untuk Pertama Kalinya

3 hari lalu

Demo Prancis Berlanjut Sabtu Depan, Prancis Kerahkan Tentara Jaga Toko Barang Mewah

4 hari lalu

Prancis Bakal Diguncang Demo Besar Lagi, Pemerintah Kerahkan Tentara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal