5 Perseturuan Erdogan dan Macron, dari Genosida Armenia hingga Kartun Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Presiden Emmanuel Macron dan Recep Tayyip Erdogan sudah berseteru sejak lama (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Hubungan antara Presiden PrancisEmmanuel Macron dan Presiden TurkiRecep Tayyip Erdogan mencapai titik terendah dalam beberapa bulan terakhir disebabkan beberapa isu.

Mereka bentrok soal perang di Suriah dan Libya, sengketa perairan di Laut Mediterania antara Turki dan Yunani, dan yang terbaru pernyataan Macron soal kartun Nabi Muhammad serta Islam di seluruh dunia sedang mengalami krisis.

Berikut beberapa perseteruan antara Macron dengan Erdogan, seperti dikutip dari AFP, Selasa (27/10/2020):

1. Genosida etnis Armenia

Saat Macron dilantik menjadi presiden Prancis pada 2017, hubungan antara kedua negara sudah tegang yakni penolakan Macron agar Turki masuk dalam Uni Eropa. Hal ini juga terkait dengan luka lama yang dirasakan Turki soal pernyataan pemimpin Prancis sebelumnya.

Pada 2001, Prancis membuat marah Turki karena menyebut pembunuhan massal orang-orang Armenia oleh khalifah Utsmani selama Perang Dunia I sebagai genosida.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh

57 tahun lalu

Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn

57 tahun lalu

Ganas! 3.500 Orang Meninggal di Belanda Selama Puncak Gelombang Panas

57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal