Kasus Kematian akibat Covid di Shanghai Bertambah Lagi, Pakar Sarankan China Pakai Vaksin mRNA

Anton Suhartono
Kasus kematian akibat Covid-19 di Shanghai terus bertambah (Foto: Reuters)

Lockdown penuh diterapkan di Shanghai sejak awal April, meski banyak penduduk yang dikurung di rumah jauh lebih lama. Meski pembatasan ini sudah berlangsung lebih dari 30 hari, kasus virus corona tak menunjukkan perbaikan.

Jaya Dantas, pakar kesehatan masyarakat Curtin School of Population Health Australia yang memantau wabah di Shanghai mengatakan sudah saatnya China menjalankan suntikan booster menggunakan vaksin mRNA. Sejauh ini China belum menggunakan vaksin Covid-19 mRNA seperti Pfizer dan Moderna.

“Salah satu strategi yang perlu segera diimplementasikan adalah meningkatkan tingkat dosis vaksinasi booster untuk orang tua dan kelompok rentan lainnya serta menentukan apakah vaksin mRNA dapat digunakan,” kata Dantas.

"Ini adalah jumlah waktu yang signifikan dan memiliki dampak kesehatan mental, orang kelelahan dan frustrasi," ujarnya, menambahkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Health
7 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Internasional
8 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
13 hari lalu

Bos Perusahaan Bagikan Bonus Rp400 Miliar, Bantu Karyawan Bayar Cicilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal