Kaum Ekstremis Hindu Serang dan Bakar Rumah Mantan Menlu Muslim India

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Menteri Luar Negeri India, Salman Khurshid (kanan), dan rumahnya yang dibakar massa Hindu garis keras, Senin (15/11/2021) lalu. (Foto: Facebook/Istimewa)

“Malu kini menjadi kata yang tidak begitu berguna lagi,” kata Khurshid (68) di laman media sosialnya.

“Apakah saya masih salah untuk mengatakan bahwa (kekerasan) ini tidak mungkin (bagian dari) ajaran Hindu,” ujar politikus yang menjabat menteri luar negeri India dari 2012-2014 itu lagi.

Para aktivis mengatakan, kelompok agama minoritas di India yang mayoritas Hindu kini menghadapi tingkat diskriminasi dan kekerasan yang semakin meninggi sejak Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP) pimpinan Modi berkuasa pada 2014.

Pada 2020, Komisi AS untuk Kebebasan Beragama Internasional memasukkan India sebagai “negara dengan perhatian khusus” karena meningkatnya kekerasan berlatar belakang agama di negeri anak benua. Itu adalah pertama kalinya sejak 2004 India masuk daftar tersebut.

Bulan lalu, gerombolan yang terdiri atas sekitar 200 orang dilaporkan menyerang sebuah gereja Kristen di Uttarakhand. Kepala BJP negara bagian setempat menuding bangunan rumah ibadah itu digunakan untuk “pertemuan yang mencurigakan”.

Seorang anggota parlemen terkemuka dari Kongres India, Shashi Tharoor mengatakan, serangan terhadap rumah Khurshid Senin lalu itu sangatlah memalukan.

“Dia (Khurshid) adalah seorang negarawan yang selalu mengartikulasikan visi negara yang moderat, sentris, dan inklusif di dalam negeri. Tingkat intoleransi yang meningkat dalam politik kita harus dikecam oleh mereka yang berkuasa,” cuit Tharoor di Twitter.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pesawat Air India Bawa 145 Orang Terjun 90 Meter dalam Sekejap, Pilot Ternyata Positif Ganja

9 hari lalu

Abdul El-Sayed Politikus Muslim Pro-Palestina Menang di Michigan, Kelompok Pro-Israel Terpukul

9 hari lalu

DPR Kecam Komentar Jahat Nakes ke Pasien BPJS: Tak Boleh Ada Diskriminasi!

11 hari lalu

Heboh! Virus Mematikan Mewabah di India, 22 Anak Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal