Keberadaan Jenderal Armagedon Rusia Masih Misterius, Ini Kata Moskow

Ahmad Islamy Jamil
Wakil Komandan Kelompok Pasukan Gabungan Rusia yang berperang di Ukraina, Jenderal Sergei Surovikin. (Foto: Reuters)

Sebelumnya pada hari yang sama, media Inggris The Financial Times (FT) melaporkan, Surovikin diduga telah ditahan lantaran tak pernah terdengar kabarnya selama beberapa hari belakangan. Laporan itu ditulis FT dengan mengutip sumber-sumber elite Rusia dan pejabat pemerintah Barat yang diyakini mengetahui masalah tersebut.

Surovikin dijuluki sebagai “Jenderal Armagedon” alias jenderal yang memimpin pertempuran besar menjelang Hari Kiamat. Dia dikenal memiliki hubungan baik dengan pemimpin Grup Wagner, Yevgeny Prigozhin.

Masih pada hari yang sama, Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyarankan kepada wartawan agar mengajukan pertanyaan tentang keberadaan Surovikin kepada Kementerian Pertahanan Rusia. 

Ketika ditanya apakah Kremlin menganggap perlu untuk mencopot para pejabat penegak hukum dan militer yang berkomunikasi dengan Prigozhin atau yang memiliki hubungan dengannya, Peskov mencoba berkelit. “Pertanyaan ini bukan hak prerogatif saya,” ucapnya. 

Pekan lalu, situasi di Rusia sempat memanas karena upaya pemberontakan yang diluncurkan oleh Grup Wagner. Kelompok tentara bayaran itu merasa tidak puas dengan cara Kementerian Pertahanan Rusia memperlakukan mereka selama operasi militer di Ukraina.

Akan tetapi, rencana pemberontakan itu kemudian dibatalkan oleh Prigozhin. Dia pun memerintahkan pasukannya untuk kembali ke barak, dan meninggalkan markas Distrik Militer Selatan Rusia di Kota Rostov-on-Don yang sempat diduduki pasukan Wagner.

Batalnya pemberontakan oleh pasukan Wagner menyusul perundingan yang ditengahi oleh Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko. Dengan persetujuan Presiden Rusia Vladimir Putin, kelompok tentara bayaran itu bakal memperoleh jaminan atas keselamatan mereka. Sementara Prigozhin mengasingkan diri ke Belarusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

2 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

3 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

3 hari lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal