Kecam AS, Presiden Iran Rouhani: Amerika Sebarkan Virus Ketakutan Esktrem

Nathania Riris Michico
Presiden Iran Hassan Rouhani. (FOTO: Iranian Presidency / AFP)

Iran berjuang mencegah penyebaran COVID-19 sejak Rabu pekan lalu, ketika mengumumkan dua kematian pertama di Qom.

Pihak berwenang sudah menutup sekolah, universitas, pusat budaya, pusat olahraga, dan mengerahkan tim pekerja untuk mendisinfeksi bus, kereta api hingga ruang publik.

Kemarin, Pompeo menuduh republik Islam itu menyembunyikan jumlah korban jiwa sebenarnya dari wabah tersebut.

"Amerika Serikat sangat prihatin dengan informasi yang mengindikasikan rezim Iran mungkin menekan detail penting tentang wabah itu," katanya di Washington.

Rouhani mengatakan Iran membuat kemajuan dalam memerangi virus korona.

"Karena kami menyaksikan lebih sedikit kunjungan (ke rumah sakit) dan kemajuan dalam perawatan".

"Jika 100 orang dirawat di rumah sakit pada hari-hari awal, tujuh hingga 18 bisa meninggal, tetapi jumlah ini turun sangat banyak hari ini," katanya.

Presiden Iran itu juga bersumpah akan secara transparan mengonfirmasi jumlah kematian dan infeksi yang disebabkan virus korona.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
13 jam lalu

Kisah Inspiratif Ginalia Sudirman, Chef Indonesia Sukses di Dapur Amerika Serikat

20 jam lalu

Kapan AS Akhiri Perang Lawan Iran? Ini Penjelasan Trump

1 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

2 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal