Kedubes AS di Baghdad Diserang Roket, Sirene Meraung-raung

Ahmad Islamy Jamil
Gedung Kedutaan Amerika Serikat di Baghdad, Irak, mengeluarkan asap seusai dihantam serangan roket pada Agustus 2020. (Foto: Dok. iNews.id/AFP)

Video yang beredar di media sosial menunjukkan, ledakan terdengar di dekat Kedutaan AS, di pusat ibu kota Irak itu pada Jumat sekitar pukul 04.00 dini hari. Sirene pun meraung-raung, memberikan peringatan kepada orang-orang di sekitar lokasi itu agar berlindung.

Selain staf diplomatiknya di Irak, Amerika Serikat memiliki sekitar 2.500 tentara di negeri 1.001 malam tersebut. Washington DC berdalih, kehadiran militernya di Irak memiliki misi untuk memberi nasihat dan membantu tentara lokal mencegah kebangkitan ISIS. Pada 2014, ISIS menguasai sebagian besar Irak, sebelum akhirnya direbut kembali oleh pasukan pemerintah.

“Kami menegaskan kembali bahwa kami mempunyai hak untuk membela diri dan melindungi personel kami di mana pun di dunia,” kata jubir Kedubes AS itu lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban

57 tahun lalu

Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran

57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal