Kedutaan Prancis di Niger Diserang, Presiden Macron Bereaksi Keras 

Muhammad Fida Ul Haq
Kedutaan Prancis di Niger diserang demonstran (Foto: Reuters)

Nasib Presiden Bazoum belum jelas sejak dikudeta Paspampres, Kamis (27/7/2023). Dia merupakan presiden pertama yang terpilih secara demokratis di Niger dan masih diakui oleh Uni Eropa dan AS.

Sebelumnya, Komandan Paspampres Niger Jenderal Abdourahamane Tiani mengungkapkan alasan mengkudeta Presiden Bazoum. Salah satunya karena masalah keamanan.

“Realitas yang nyata ketidakamanan di Niger, dialami oleh pasukan pertahanan kita dan masyarakat pekerja keras, dengan jumlah korban tewas, pengusiran, penghinaan, dan frustrasi, mengingatkan kita akan kenyataan pahit yang terjadi setiap hari saat ini,” kata Tiani, Jumat (28/7/2023).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Lagi, Trump Semprot Inggris-Prancis karena Tolak Bantu Perang Lawan Iran

Nasional
10 hari lalu

Perempuan Coba Bunuh Diri di Istana Merdeka, Polisi Sebut Dipicu Masalah Keluarga

Internasional
15 hari lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Internasional
27 hari lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal