Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terduga Pelaku Penganiayaan di Cengkareng usai Ditegur Main Drum Laporkan Balik Korban ke Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Paspampres Bantah Anggotanya Terlibat Penganiayaan Ojol di Jakbar

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:16:00 WIB
Paspampres Bantah Anggotanya Terlibat Penganiayaan Ojol di Jakbar
Ilustrasi Penganiayaan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menegaskan tidak ada anggotanya yang terlibat ataupun menjadi pelaku dalam penganiayaan terhadap pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. 

Sebelumnya, ramai kabar penganiayaan pengemudi ojol saat mengantar penumpang di Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 4 Februari 2026. Saat ini kasusnya masih ditangani oleh Polsek Kembangan.

Asisten Intelijen Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Asintel Danpaspampres) Kolonel Inf Mulyo Junaidi menuturkan, Paspampres telah menyelidiki informasi mengenai penganiayaan yang viral di media sosial tersebut. Dia menegaskan, prajurit TNI yang diduga pelaku itu bukan anggota Paspampres.

"Tadi saya sudah cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres," ujar Mulyo kepada awak media, Selasa (10/2/2026).

Karena itu, Mulyo menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada Mabes TNI, terutama terkait proses hukum yang akan dijalani oleh prajurit tersebut.

"Sudah kami klarifikasi, Kapten Cpm A (yang diduga pelaku), anggota Denma Mabes (TNI)," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut