Kekerasan dalam Penjara Kembali Terjadi di Ekuador, 10 Orang Tewas

Umaya Khusniah
Kekerasan dalam penjara kembali terjadi di ibu kota Ekuador, Quito. (Foto: rte.ie)

Kekerasan terjadi setelah transfer Bermudez dari geng Los Lobos dan Anchundia dari geng R7. Menurut pihak berwenang, keduanya merupakan pemimpin geng yang bertanggung jawab atas kekerasan baru-baru ini di penjara di Quito dan Santo Domingo.

Presiden Guillermo Lasso telah berulang kali menuduh gerombolan menggunakan kekerasan untuk membalas upaya pemerintah dalam memerangi mereka. Ekuador digunakan sebagai tempat transit obat-obatan yang menuju Eropa dan Amerika Serikat.

"Pemerintah bertindak dengan seluruh hukum yang ketat untuk memberikan sanksi kepada para pemimpin mafia teroris-narkoba yang memprovokasi serangan. Oleh karena itu, mereka yang menyebabkan masalah akan dipindahkan ke penjara dengan keamanan maksimum," kata kantor Lasso dalam pernyataan sebelumnya.

Tiga pemimpin lain dari Los Lobos, yang diidentifikasi sebagai dalang kekerasan di penjara Quito, juga akan dipindahkan ke fasilitas keamanan maksimum. 

SNAI membuka kembali penjara keamanan maksimum La Roca di Guayaquil untuk para pemimpin geng tahun ini.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nadiem Makarim Ajukan Memori Banding Pekan Ini terkait Vonis 10 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Pengemudi Ojol Tewas usai Kecelakaan Tunggal di Patung Kuda Jakpus

57 tahun lalu

2 Negara Ini Berlakukan Hari Libur Nasional setelah Kalahkan Jerman di Piala Dunia

57 tahun lalu

Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal