Kekuatan Militer Thailand Jauh di atas Kamboja, Apa yang Terjadi jika Konflik Panjang?

Anton Suhartono
Konflik bersenjata Thailand dan Kamboja kembali memuncak pada Kamis (24/7), memunculkan pertanyaan besar, jika perang meluas, siapa yang unggul (Foto: AP)

Risiko Perang: Biaya Sosial dan Politik

Meski unggul dalam kekuatan, Thailand tetap menghadapi risiko besar bila konflik berlanjut:

  • Korban sipil: Dalam insiden terakhir saja, 14 dari 15 korban tewas di pihak Thailand, berdasarkan data hingga Jumat malam, adalah warga sipil.
  • Ekonomi dan diplomasi: Perang terbuka dengan negara tetangga bisa menimbulkan tekanan internasional dan mengganggu stabilitas regional ASEAN.
  • Ancaman perang gerilya: Kamboja bisa menyeret konflik ke perang jangka panjang dengan strategi bertahan.

Anggaran dan kekuatan militer Thailand memang jauh lebih besar dibandingkan Kamboja. Namun, jika perang berlanjut ke skala penuh, kemenangan cepat bukan hal yang pasti. Faktor medan, dukungan rakyat, serta tekanan internasional bisa menjadi penentu utama.

Perang bukan hanya soal siapa yang lebih kuat, tetapi juga siapa yang paling siap menghadapi konsekuensinya. Dengan kekuatan militer lima kali lipat, Thailand berada di atas angin, namun sejarah mengajarkan, konflik di Asia Tenggara tak pernah sesederhana itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Destinasi
6 hari lalu

Menjelajahi Bangkok hingga Pattaya: Perjalanan Lengkap dengan Pengalaman Beragam

Internasional
8 hari lalu

Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan dan Afghanistan, bak Langit dan Bumi

Nasional
8 hari lalu

Kemlu Ungkap 4.882 WNI di Kamboja Minta Dipulangkan ke RI

Kuliner
11 hari lalu

Tak Ada Lagi Minuman Manis di Thailand, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal