Kelompok Islam militan al Shabaab menyerang pangkalan militer di wilayah Galgaduud tengah, Somalia. (Foto: Reuters)
Umaya Khusniah

MOGADISHU, iNews.id - Kelompok Islam militan al Shabaab menyerang pangkalan militer di wilayah Galgaduud tengah, Somalia. Serangan itu mendapat perlawanan dari tentara dan klan sekutu yang berusaha mengusir mereka.

Serangan terjadi di Desa Qayib pada Jumat (25/11/2022) dini hari. Dalam serangan juga melibatkan bom mobil bunuh diri. 

Sebelumnya, pasukan pemerintah telah menciptakan sejumlah pertempuran melawan al Shabaab dalam tiga bulan terakhir. Pasukan pemerintah pun mendapatkan kembali wilayah yang awalnya dikuasai kelompok al Shabaab. 

Dilansir dari Reuters, kelompok terkait al Qaeda yang menguasai sebagian besar wilayah Somalia itu telah kehilangan Desa Qayib beberapa minggu lalu. Desa itu berhasil direbut pasukan pemerintah. 

"Kami mendapat informasi bahwa al Shabaab menyerang kami. Jadi tadi malam kami semua waspada menunggu mereka. Kami memukul mobil mereka yang telah diisi dengan bom dengan granat berpeluncur roket, menggagalkan mereka sebelum memasuki pangkalan," kata salah seorang dari pejuang klan yang dikenal secara lokal sebagai "macawisley", atau "pria dengan sarung", Ismail Abdulle kepada Reuters.

Menteri Informasi di Galgaduud, Ahmed Shire Falagle mengatakan, pasukan pemerintah telah menggagalkan serangan itu dan mengendalikan Qayib.

Sebaliknya, juru bicara operasi militer Al Shabaab, Abdiasis Abu Musab membantah laporan tersebut. Dia mengatakan para pejuang telah mengambil alih Qayib, membunuh tentara dan mencuri kendaraan militer. 

Dia juga mengakui ada korban dari pasukan al Shabaab dalam serangan itu.

Kedua belah pihak sering memberikan laporan pertempuran yang saling bertentangan. 



Editor : Umaya Khusniah

BERITA TERKAIT