Kelompok HAM Gugat Pemerintah Belanda gegara Tetap Kirim Suku Cadang F-35 ke Israel

Anton Suhartono
Tiga kelompok HAM Belanda kembali menuntut pemerintah ke pengadilan karena tak mematuhi larangan memasok suku cadang jet tempur F-35 yang digunakan Israel (Foto: Reuters)

Pengacara yang mewakili kelompok HAM, Liesbeth Zegveld, mengatakan Pemerintah Belanda terus mengirim suku cadang ke negara lain, termasuk Amerika Serikat

"Itu bertentangan dengan perintah pengadilan. Perintah pengadilan (mulai Februari) berlaku untuk semua suku cadang F-35 terhadap Israel sebagai tujuan akhir dan dalam praktiknya negara tersebut harus menghentikan semua pengiriman tersebut,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut dia, seharusnya berlaku aktif mencegah suku cadang jet tempur tersebut sampai di tangan Israel.

Mengutip dokumen pengadilan, stasiun televsi NOS mlaporkan pemerintah telah mengakui pihaknya tidak bisa mencegah pengiriman suku cadang F-35 ke Amerika Serikat, hingga berakhir ke Israel.

Sementara itu pengacara pemerintah Reimer Veldhuis mengatakan, pihaknya tidak yakin harus membatasi ekspor suku cadang F-35 ke negara-negara selain Israel.

Dia menambahkan, kemungkinan suku cadang digunakan pada F-35 yang dikirim ke Israel sangat kecil karena suku cadangnya digunakan untuk produksi, bukan perbaikan.

Pemerintah Belanda sebelumnya menegaskan akan memenuhi putusan pengadilan yang dibuat pada Februari, namun akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Keok di Medan Perang, Drone Tempur MQ-9 Reaper AS Jadi Bulan-bulanan Iran 

Internasional
6 jam lalu

Serangan Iran Makin Ganas, Kantor Netanyahu Nyaris Dihantam Rudal

Internasional
21 jam lalu

Iran Dapat Info Akan Ada Peristiwa Mirip Serangan 9/11 di AS lalu Teheran Dituduh Pelakunya

Internasional
9 jam lalu

Trump Paksa China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal