Kelompok Houthi Yaman Tak Segan-Segan Serang Posisi Israel di Somaliland

Anton Suhartono
Kelompok Houthi Yaman menegaskan tak akan tinggal diam dengan pengakuan Israel atas kemerdekaan Somaliland (Foto: AP)

Para pengamat mengatakan, pengakuan kemerdekaan terhadap Somaliland akan memberi Israel akses yang lebih baik ke Laut Merah, bahkan memungkinkan mereka untuk menyerang Houthi di Yaman.

Setelah melancarkan perang genosida di Gaza sejak Oktober 2023, Israel berulang kali menyerang target di Yaman sebagai pembalasan atas serangan Houthi.

Namun Houthi menghentikan serangan sejak gencatan senjata berlaku di Gaza pada 10 Oktober.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Jumat lalu mengumumkan pengakuan Somaliland sebagai negara yang merdeka dan beraulat. Israel menjadi negara pertama di dunia yang mengakui kemerdekaan Somaliland setelah wilayah itu memisahkan diri dari Somalia pada 1991.

Somaliland terisolasi secara diplomatik sejak deklarasi kemerdekaan itu, meski kondisinya secara umum lebih stabil daripada Somalia.

Pengakuan Israel atas Somaliland dikritik keras oleh Uni Afrika, Mesir, Turki, Dewan Kerja Sama Teluk yang beranggotakan enam negara, serta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang berbasis di Arab Saudi.

Uni Eropa juga bersikeras bahwa kedaulatan Somalia harus dihormati.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Riyadh Saudi, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan

1 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi

1 hari lalu

Komentari Serangan Houthi, Khatib Masjidil Haram: Makkah Kebal dari Rencana Jahat Apa pun

1 hari lalu

Khatib Jumat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Kecam Serangan Houthi ke Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal