Kelompok Muslim Permasalahkan Sertifikasi Halal Vaksin Covid-19 yang Dipesan Malaysia

Arif Budiwinarto
Label halal yang biasa diberikan pada obat-obatan dan makanan di Malaysia. (foto: ist)

Menteri Agama Zulkifli Mohamad Al-Bakri mengatakan pekan lalu bahwa keputusan itu akan diumumkan setelah diserahkan kepada Raja--yang mengawasi masalah agama--untuk mendapatkan  persetujuan.

Perusahaan farmasi Malaysia Pharmaniaga mengatakan berencana membangun fasilitas vaksin halal pertama di dunia pada tahun 2022.

Malaysia menandatangani kesepakatan dengan Fasilitas Covid-19 Vaccine Global Access (Covax) dan Pfizer pada November untuk memasok 12,8 juta dosis vaksin Covid-19 untuk 20 persen dari populasi.

"Kalaupun ada bahan yang tidak boleh, proses transformasi kimiawi akan membuatnya bersih dan halal," kata Mufti Perlis Mohd Asri Zainul Abidin dalam postingan Facebook usai menghadiri rapat komite Muzakarah pekan lalu.

Sertifikasi halal dapat meningkatkan ketegangan rasial

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Health
8 jam lalu

Obat Crestor dan Lipitor di Indonesia Lebih Mahal dibanding Malaysia, Menkes Bongkar Faktanya!

Nasional
9 jam lalu

Menkes Tegaskan Pajak Bukan Biang Kerok Harga Obat di Indonesia Super Mahal

Nasional
9 jam lalu

Menkes Kaget Harga Obat RI 5 Kali Lebih Mahal dari Malaysia!

Internasional
5 hari lalu

PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news