Kelompok Muslim Permasalahkan Sertifikasi Halal Vaksin Covid-19 yang Dipesan Malaysia

Arif Budiwinarto
Label halal yang biasa diberikan pada obat-obatan dan makanan di Malaysia. (foto: ist)

Persetujuan ada di tangan Raja

Menteri Agama Zulkifli Mohamad Al-Bakri mengatakan pekan lalu bahwa keputusan itu akan diumumkan setelah diserahkan kepada Raja--yang mengawasi masalah agama--untuk mendapatkan  persetujuan.

Perusahaan farmasi Malaysia Pharmaniaga mengatakan berencana membangun fasilitas vaksin halal pertama di dunia pada tahun 2022.

Malaysia menandatangani kesepakatan dengan Fasilitas Covid-19 Vaccine Global Access (Covax) dan Pfizer pada November untuk memasok 12,8 juta dosis vaksin Covid-19 untuk 20 persen dari populasi.

"Kalaupun ada bahan yang tidak boleh, proses transformasi kimiawi akan membuatnya bersih dan halal," kata Mufti Perlis Mohd Asri Zainul Abidin dalam postingan Facebook usai menghadiri rapat komite Muzakarah pekan lalu.

Sertifikasi halal dapat meningkatkan ketegangan rasial

Malaysia mencatat 959 kasus baru pada Rabu (9/12/2020) dan lima kematian. Ini membuat penghitungan kasus terkonfirmasi menjadi 76.265, sementara kematian mencapai 393.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
10 jam lalu

Wakil PM Malaysia Temui Prabowo, Mau Kirim Pesawat-Heli Bantu Tangani Karhutla Kalimantan

11 jam lalu

iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max Mulai Dijual di Malaysia dan Singapura Hari Ini

2 hari lalu

Influencer Malaysia Aisar Khaled Segera Diperiksa Polisi terkait Laporan Kasus Dugaan Penipuan

3 hari lalu

Pria WNI Jadi Orang Pertama di Malaysia Dihukum gegara Buang Sampah Sembarangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal