Keluyuran Tanpa Masker di Singapura, Pria Ini Terancam Bui 6 Bulan dan Kehilangan Pekerjaan

Anton Suhartono
Benjamin Glynn (Foto: Dok Pribadi/SWNS)

Bukan hanya itu Glynn juga kehilangan pekerjaan yang baru didapatnya di Inggris.

Dalam pemeriksaan, pria asal Yorkshire itu ternyata orang yang tidak percaya masker bisa mencegah dari paparan Covid-19.

"Saya tidak tahu ada orang yang merekam, video saya di kereta saat pulang kerja membuka kedok. Polisi jelas menontonnya dan keesokan hari mereka sudah berada di depan pintu (rumah)," ujarnya, dikutip dari The Sun, Jumat (18/6/2021).

Dia bekerja di perusahaan Inggris yang begerak di bidang perekrutan dan ditugaskan di kantor cabang Singapura sejak Januari 2017.

Beberapa pekan mendatang dia seharusnya bergabung bersama keluarganya lagi di Inggris. Namun proses hukum untuk kasusnya bisa memakan waktu 12 bulan sampai pengadilan. Kasus ini jelas memupus keinginannya pulang.

Aturan di Singapura mewajibkan semua orang mengenakan masker di tempat umum.

"Saya biasanya tidak pernah memakai masker, tapi ini pertama kalinya menjadi masalah. Saya ingin meninggalkan negara ini, biarkan saya pulang," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari

9 hari lalu

Mendagri Tito soal Biaya Sekolah Anak: di Jakarta Rp1,6 Juta, Singapura Rp600.000

9 hari lalu

Cerita Mendagri Tito Sekolahkan 3 Anak di Singapura: Lebih Murah Dibanding Jakarta

20 hari lalu

Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal