Kembali ke Venezuela, Juan Guaido Terancam Ditangkap Rezim Maduro

Nathania Riris Michico
Pemimpin opisisi Venezuela Juan Guaido. (FOTO: AFP)

Saat berada di luar negeri, dia menggunakan media sosial untuk mendorong para pendukungnya melakukan aksi.

Setelah mengatakan dia diancam dengan "penjara, kematian"; sebelum kembali ke negaranya, Guaido mengaku diperlakukan dengan baik pada saat kedatangannya di bandara.

Dia menyebut petugas imigrasi bahkan menyambutnya di bandara dengan kata-kata "selamat datang, presiden."

"Jelas bahwa setelah ancaman-ancaman, seseorang tidak mengikuti perintah. Banyak yang tidak mengikuti perintah. Rantai komando (dalam pasukan keamanan pemerintah) sudah rusak," katanya kepada banyak orang.

Dia menyerukan protes di seluruh negeri pada Sabtu mendatang.

"Pada hari Sabtu kita akan melanjutkan (aksi) di jalan-jalan, semua orang Venezuela akan kembali ke jalan, bertekad untuk memobilisasi demi kemerdekaan mereka. Kita tidak akan beristirahat satu detik pun sampai kemeredekaan tercapai."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal