Kemiskinan Anak di Jerman Berisiko Tinggi Meningkat akibat Inflasi

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi anak sedang belajar mengenal sayur-mayur bersama teman-temannya. (Foto: Ist.)

BERLIN, iNews.id Kemiskinan anak di Jerman berisiko tinggi menghadapi peningkatan akibat inflasi. Karena itu, Menteri Urusan Keluarga Jerman, Lisa Paus, mengusulkan untuk meningkatkan tunjangan anak.

“Kenaikan harga energi dan pangan sangat nyata. Ancaman meningkatnya kemiskinan anak sangat tinggi,” ujar Paus dalam sebuah wawancara dengan grup media Jerman, RND, Kamis (18/8/2022).

“Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah-langkah kompensasi lebih lanjut, yang juga harus ditujukan untuk menjangkau mereka yang paling membutuhkan.... Banyak orang, termasuk keluarga dengan anak-anak, terjepit secara finansial,” tuturnya. 

Paus mengatakan, Pemerintah Jerman membayar tunjangan satu kali untuk anak-anak selama pandemi Covid-19. Akan tetapi, kebijakan semacam itu tidak lagi memadai dalam situasi saat ini. 

Semua keluarga di Jerman, kata dia, sangat membutuhkan peningkatan manfaat anak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Harga Telur Ayam di Bandung Melonjak Jelang Lebaran

Nasional
9 hari lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Health
14 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Nasional
16 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal