WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) kehilangan sekitar 12 drone tempur MQ-9 Reaper sejak dimulainya operasi melawan Iran pada 28 Februari lalu.
Surat kabar The Wall Street Journal, mengutip pernyataan sumber pejabat militer AS, drone yang per unitnya seharga 34 juta dolar atau sekitar Rp576,7 miliar tersebut hancur, baik akibat ditembak jatuh atau terkena serangan rudal atau drone saat diparkir di lapangan terbang.
Laporan yang sama mengungkap, satu MQ-9 Reaper lainnya hilang akibat tembakan dari teman sendiri. Drone tersebut ditembak jatuh oleh negara Teluk.
Namun, banyaknya MQ-9 Reaper yang hancur tidak membuat Departemen Pertahanan (Pentagon) menarik kendaraan tanpa awak itu dari misi.
Menurut WSJ, militer AS telah menerbangkan lebih dari 10 drone tempur sekaligus di atas Iran saat berusaha menghancurkan kemampuan rudal balistik Iran serta aset lainnya.