Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jalur Gilimanuk-Denpasar Lumpuh Total, Kendaraan Pemudik Terjebak Macet 36 Km
Advertisement . Scroll to see content

ASDP Bongkar Penyebab Macet Horor di Pelabuhan Gilimanuk, Lonjakan Pemudik 30 Persen!

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:41:00 WIB
ASDP Bongkar Penyebab Macet Horor di Pelabuhan Gilimanuk, Lonjakan Pemudik 30 Persen!
Antrean kendaraan pemudik mengular hingga beberapa kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk saat arus mudik Lebaran 2026. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

CILEGON, iNews.id - Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo buka suara soal macet horor yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, saat masa arus mudik Lebaran 2026. Dia mengatakan salah satu penyebab yakni euforia masyarakat untuk mudik menghindari Hari Raya Nyepi sebelum Lebaran.

“Ya, di Gilimanuk ini karena memang masyarakat ingin mengejar Hari Raya Nyepi, supaya mereka tidak terkena Hari Raya Nyepi,” kata Heru dalam konferensi pers di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Senin (16/3/2026).

Dia mengatakan rangkaian Hari Raya Nyepi yang cukup panjang membuat banyak pemudik berangkat secara bersamaan agar tidak terjebak rangkaian Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026.

“Jadi Hari Nyepi ini kan ada rangkaiannya. Ada tiga rangkaian yaitu tiga hari berturut-turut. Termasuk salah satunya adalah ogoh-ogoh lalu kemudian Nyepi kan. Nah, sementara masyarakat Muslim yang mungkin ingin melaksanakan Lebaran, mereka ingin mudik ke Jawa. Mereka mengejar tidak terkena tiga rangkaian kegiatan keagamaan itu,” jelas dia.

Heru menuturkan, kegiatan itu akhirnya membuat masyarakat memilih mudik lebih cepat yaitu pada kurun H-7 dan H-6 Lebih. Terlebih, data ASDP mencatat adanya kenaikan pemudik sebanyak 30 persen dibandingkan dengan tahun kemarin.

“Sehingga mereka menumpuk di 2 hari belakangan kemarin. Dan itu memang data kita itu terjadi peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan tahun yang lalu,” tutur Heru.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut