Kepanikan saat Penggerebekan Polisi di Kawasan Kumuh Brasil, 9 Orang Tewas Terinjak-injak

Anton Suhartono
Sembilan orang di Sao Paulo, Brasil, tewas terinjak-injak akibat kepanikan saat penggerebekan polisi (Foto: AFP)

Stasiun televisi Globo menyiarkan rekaman video amatir menunjukkan seseorang ditendang oleh polisi.

Asosiasi lingkungan Paraisopolis mengecam tindakan polisi tersebut.

"Dini hari tadi, orang-orang muda terpojok di lorong-lorong dan dibunuh. Kami menuntut keadilan," kata asosiasi, dalam pernyataan di media sosial.

Paraisopolis merupakan salah satu favela terbesar di Sao Paulo, dengan 50.000 penduduk. Banyak dari mereka tinggal di rumah-rumah kumuh di sepanjang jalan-jalan beraspal yang tidak memiliki layanan dasar.

Juru bicara kepolisian Emiliano da Silva Neto mengatakan, penggerebekan itu juga dalam rangka pengungkapan kasus kejahatan narkoba. Namun dia mengakui operasi tersebut berlangsung di luar kendali. Polisi militer sedang menyelidiki dugaan kesalahan dari pihak aparat.

Saat petugas mengejar dua pelaku penembakan, mereka disambut dengan hujan batu yang kemudian dibalas dengan gas airmata, peluru karet, dan granat setrum.

Da Silva Neto menambahkan, mereka yang tewas disebabkan terinjak-injak dan tidak ada karena tembakan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

5 Fakta Terbaru Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

Nasional
3 hari lalu

Kapolda Sumsel Pastikan Pelayanan Maksimal bagi Pemudik, Siagakan 2.361 Personel

Seleb
4 hari lalu

Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta

Nasional
4 hari lalu

Gerebek Rumah DJ Sekaligus Selebgram di Medan, Polisi Temukan Pod Narkoba dan Sabu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal