Kepuasan Publik AS terhadap Joe Biden Anjlok, Partai Republik Diprediksi Rebut Kendali Kongres

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

Jika itu terjadi, kontrol terhadap Kongres AS akan memberikan kekuatan bagi Partai Republik untuk menghalangi bahkan menyetop berbagai agenda Biden di legislatif.

Biden mulai menjabat kepala negara AS pada Januari 2021, di tengah pandemi Covid-19. Masa jabatannya ditandai dengan sejumlah tantangan ekonomi akibat krisis kesehatan global, termasuk melonjaknya inflasi. Tahun ini, tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya sempat turun hingga menjadi 36 persen pada Mei dan Juni.

Dalam jajak pendapat Reuters/Ipsos minggu ini, sekitar sepertiga responden menganggap ekonomi sebagai masalah terbesar negara. Sementara satu dari 10 responden menyebut kejahatan sebagai persoalan besar AS saat ini. 

Sekitar satu dari 15 responden mengatakan, masalah terbesar Amerika itu adalah berakhirnya hak aborsi nasional, menyusul keputusan Mahkamah Agung pada Juni lalu yang membatalkan hak tersebut.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos dilakukan secara daring dalam bahasa Inggris di seluruh Amerika Serikat. Survei ini melibatkan 1.004 orang dewasa sebagai responden, termasuk 424 pemilih Partai Demokrat dan 390 pemilih Partai Republik.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 hari lalu

Jelang Pemilu Paruh Waktu AS, Trump Tak Tidur

6 hari lalu

Trump Janjikan Uang Rp87 Juta untuk Setiap Orang Dewasa AS jika Partai Republik Menang Pemilu

7 hari lalu

Prabowo Sanjung SBY dan Demokrat: Waktu Tidak Berkuasa, Tak Mencaci Maki

7 hari lalu

Sekjen Perindo Hadiri Perayaan HUT ke-25 Demokrat, Ajak Semua Parpol Bangun Iklim Politik Kondusif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal