Keras! Iran Sebut Serangan AS ke Venezuela sebagai Terorisme Negara

Anton Suhartono
Iran mengulangi kecamannya terhadap Amerika Serikat terkait serangan ke Venezuela (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Iran mengulangi kecamannya terhadap Amerika Serikat (AS) terkait serangan ke Venezuela disertai penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores pada Sabtu (3/1/2026).

Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani mengatakan, pemerintahannya mengutuk operasi militer AS di Venezuela dengan menyebutnya sebagai tindakan terorisme yang dilakukan negara. Serangan AS itu juga melanggar Piagam PBB.

"Republik Islam Iran mengutuk dengan sekeras-kerasnya, serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Republik Bolivarian Venezuela," kata Iravani, dalam sidang Dewan Keamanan PBB, dikutip Selasa (6/1/2026).

Agresi militer terhadap negara anggota PBB merupakan pelanggaran serius terhadap perdamaian dan keamanan serta bisa menimbulkan dampak luas.

Selain itu, lanjut iravani, penangkapan Maduro dan istrinya bukan hanya pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, namun juga prinsip-prinsip kekebalan yang diberikan kepada kepala negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal