Keras! PM Australia Albanese Sebut Netanyahu Bohong soal Gaza

Anton Suhartono
Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut Benjamin Netanyahu bohong soal kondisi Gaza (Foto: AP)

Partai Buruh berhaluan kiri-tengah yang dipimpin Albanese sebelumnya mengambil sikap hati-hati dalam membuat keputusan. Mereka tak ingin memecah opini publik di Australia, yang memiliki kelompok minoritas Yahudi dan Muslim signifikan.

Namun, suasana hati publik berubah drastis setelah Israel memutuskan akan mencaplok Gaza, terlebih di tengah meningkatnya laporan kelaparan dan malnutrisi penduduknya.

Sementara itu negara tetangga, Selandia Baru, masih mempertimbangkan apakah akan mengakui negara Palestina pada bulan depan. Keputusan pemerintah tersebut menuai kritik tajam dari mantan perdana menteri Helen Clark.

"Ini adalah situasi sangat buruk, dan di sini, di Selandia Baru, entah bagaimana berdebat tentang beberapa poin penting, tentang apakah kita harus mengakui. Kita perlu menyuarakan perlunya menghentikan bencana ini," katanya Clark.

"Ini bukan Selandia Baru yang saya kenal," ujarnya, menegaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Nasional
9 jam lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Internasional
10 jam lalu

Mantan PM Israel Ehud Barak Disebut dalam Dokumen Jeffrey Epstein, Ini Komentar Netanyahu

Nasional
1 hari lalu

PM Albanese Puji Kepemimpinan Prabowo: Komitmennya Nyata Jaga Keamanan Kawasan dan Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal